Mandzukic Tinggalkan Juventus dan Menuju ke Qatar

by -18 views
Mario Mandzukic

Masa depan dari Mario Mandzukic akhirnya terjawab sudah. Dia akhirnya memutuskan untuk hengkang dari Juventus dan menuju ke Qatar. Dia akan bergabung dengan klub Al-Duhail yang menghuni di liga utama di Negaranya. Mengenai detail dari kesepakatan antara Mandzukic dan klub, belum diketahui secara pasti.

Memang masa depan dari pemain ini tidak menentu di Juventus. Karena pada musim ini tenaganya sudah tidak dibutuhkan. Ini dikarenakan Maurizio Sarri lebih memilih striker lain untuk berada di ujung tombak dari skuadnya. Mandzukic sendiri sebenarnya tidak terlalu buruk. Dia sudah menjalani 117 laga denga lebih dari 30 yang dia cetak di Bianconeri.

Namun strategi setiap pelatih memang berbeda-beda. Dan sudah sewajarnya jika pelatih tidak terlalu melihat statistik dan mementingkan kebutuhan tim. Dan juga kedatangan dari Higuain juga ikut menggeser posisi dirinya dari kursi pemain utama. Jadi keputusan yang diambil oleh pemain ini, sudah menjadi keputusan yang baik.

Sebelum menerima pinangan dari Klub Qatar ini, Mandzukic sempat di hubungkan dengan Manchester United. Tapi setelah gagal pada awal musim ini, Setan Merah tidak melanjutkan negosiasi dengan sang pemain. Saat ini raksasa Premier League itu sedang mengalihkan buruannya ke pemain muda Erling Haaland dari RB Salzburg.

Padahal jika saja Negosiasi ini berhasil dari awal musim, Mandzukic dipastikan mendapatkan tempat di skuad utama dan akan sering mendapatkan kesempatan bermain. Tapi saat itu pemain ini tidak menyetujui kontrak yang ditawarkan pihak dari United. Dan sepertinya kubnya sendiri Juventus juga tidak ingin melepasnya dengan harga murah.

Belum Ada Tanggapan Dari Pihak Juventus

Yang menarik di sini, Juventus belum memberitahukan apa-apa perihal kesepakatan Mandzukic dengan Al-Duhail. Bahkan di sosial media mereka tidak memberitahukan apa-apa. Padahal klub dari Qatar itu telah memberitahukan kesepakatan lewat foto ketika Mandzukic menandatangani Kontrak.

Perjalanan pemain ini memang sepertinya tidak selalu berjalan mulus. Dia selalu berpindah-pindah klub, dan juga berpindah-indah negara. Mandzukic pernah bermain untuk Munchen ketika meraih treble winner pada tahun 2013. Dia pernah juga merumput di Wolfsburg dan juga pernah membela Atletico Madrid selama satu musim.

Dia juga mencetak 3 gol dalam piala Dunia 2018 kemarin untuk Negaranya yang dia bela. Dan saat itu dia mampu membawa Negaranya lolos ke Final piala Dunia dari babak kualifikasi. Sebuah pencapaian yang fantastis bagi pemain untuk mencetak sejarah untuk negaranya.

Dengan banyak pengalaman dari pemain ini, jelas klub dari Qatar itu akan mendapatkan banyak manfaat. Mandzukic bisa menjadi sumber informasi dan cara bermain di liga-liga kelas atas Eropa. Secara tidak langsung dia bisa menjadi pelatih sekaligus pemain. Pengalaman dirinya ketika di klub-klub Eropa tidak akan terbuang sia-sia.

Dan mungkin satu lagi yang menjadi alasan pemain ini menerima pinangan adalah gaji. Kemungkinan Mandzukic menerima gaji yang cukup besar dan membuat dirinya memutuskan untuk bermain di Qatar. Padahal jika bicara mengenai kualitas dari kompetisi di sana, jelas jauh berbeda dari kualitas liga-liga di dataran Eropa.